translation : practise (7)

Teks BSu dari cerpen Gradation karya Geoff Peck,


Walking with his head down along the interstate, his heartbeat rose whenever he caught sight of a plastic bottle, only to be let down when it didn't contain urine. He knew truck drivers used meth to stay awake on cross country drives. Knew that many of them would rather piss in a bottle and throw it out the window than lose fifteen minutes with a truck stop. Recycled meth wasn't as pure a dose, but a batch of good urine still got him five hours once.
He found himself picking at the scab on his left hand as he continued walking. A nervous tic that had gotten out of control. He shoved his hands into his pockets, but kept thinking about the sores on his body, causing him to bring a hand up to his face and run it over the rough patches on his forehead. He wondered what he looked like. Probably homeless, and at that point, he supposed he kind of was. His girlfriend left the week before, less than a day after they shut off the electricity. Shut the water off a few days after that.
Terjemahan bagi pembaca ahli dan pembaca awam,
Teks BSa untuk pembaca ahli
Teks BSa untuk pembaca awam
PARAGRAF I
Ia mengemudi dengan santai sepanjang jalan antarnegara bagian, namun detak jantungnya naik tiap kali melihat botol plastik, hanya untuk kecewa ketika melihat botol-botol plastik tersebut tidak berisi urin. Dia mengetahui bahwa para supir truk menggunakan meth agar tetap terjaga ketika mengemudi lintas negara. Paham pula jika kebanyakan dari mereka memilih buang air di botol dan melemparnya ke luar jendela daripada kehilangan waktu lima belas menit untuk berhenti buang air. Memang meth yang sudah di daur ulang dosisnya tidak semurni aslinya, tapi dalam jumlah tertentu urin tersebut masih dapat membuatnya terjaga selama lima jam.
Ia mengemudi dengan santai sepanjang jalan provinsi, namun detak jantungnya naik tiap kali melihat botol plastik, hanya untuk kecewa ketika melihat botol-botol plastik tersebut tidak berisi air kencing. Dia mengetahui bahwa para supir truk menggunakan doping agar tetap melek ketika mengemudi lintas negara. Paham pula jika kebanyakan dari mereka memilih buang air di botol dan melemparnya ke luar jendela daripada kehilangan waktu lima belas menit untuk berhenti buang air. Memang doping yang sudah di daur ulang dosisnya tidak semurni aslinya, tapi dalam jumlah tertentu air kencing tadi masih dapat membuatnya melek selama lima jam.
CATATAN PENERJEMAHAN
·         Perbedaan antara dua terjemahan diatas ialah pada penggunaan istilah interstate. Konsep state atau negara bagian tidak ada dalam bahasa Indonesia. Bagi pembaca ahli dengan dierjemahkan sebagai negara bagian dirasa cukup dipahami. Sedangkan bagi pembaca awam diterjemahkan ke dalam provinsi, interstate menjadi jalan antarprovinsi memang sedikit terjadi pergeseran makna, namun konsep ini merupakan yang paling dekat dan lebih mudah dipahami bagi pembaca awam. Negara bagian di Amerika setara dengan provinsi di Indonesia dengan gubernur sebagai pemimpinnya.
·         Bagi pembaca ahli beberapa kata diterjemahkan dengan pinjaman (borrowing) seperti urine, meth. Bagi pembaca ahli urin sudah cukup paham, sedangkan bagi pembaca awam ada kemungkinan tidak paham jadi perlu di terjemahkan secara harfiah menjadi air kencing walaupun menjadi terkesan vulgar.
Meth pada pembaca ahli diterjemahkan dengan peminjaman murni. Walaupun tidak paham makna meth secara detail namun dengan membaca teks satu paragraf utuh akan dapat dipahami bahwa meth ialah sejenis doping untuk menahan rasa kantuk. Sedangkan bagi pembaca awam perlu menggunakan istilah yang lebih popular yaitu doping. Makna doping sama dengan makna meth sebagai obat penghilang kantuk.
PARAGRAF II
Teks BSa untuk pembaca ahli
Teks BSa untuk pembaca awam
Ia menggaruk koreng di tangan kirinya sambil terus mengemudi. Urat syarafnya mulai terasa sangat kaku. Ia pun memasukkan tangannya ke dalam saku, namun teringat akan lukanya ditangannya, maka ia menaikkannya ke wajah dan diletakkan di dahinya. Hal tersebut dilakukannya sepanjang jalan yang  rusak. Ia menduga-duga seperti apa tampangnya sekarang. Mungkin seperti tunawisma, pada saat itu, ia merasa seperti itu. Pacarnya meninggalkannya seminggu sebelumnya, kurang dari sehari setelah aliran listriknya dipadamkan. Begitu pula, beberapa hari kemudian, aliran airnya pun dihentikan. 
Ia menggaruk koreng di tangan kirinya sambil terus mengemudi. Urat syarafnya mulai terasa sangat kaku. Ia pun memasukkan tangannya ke dalam saku, namun teringat akan lukanya ditangannya, maka ia menaikkannya ke wajah dan diletakkan di dahinya. Hal tersebut dilakukannya sepanjang jalan yang  rusak. Ia menduga-duga seperti apa tampangnya sekarang. Mungkin seperti gembel, pada saat itu, ia merasa seperti itu. Pacarnya meninggalkannya seminggu sebelumnya, kurang dari sehari setelah aliran listrik di rumahnya dipadamkan. Dan beberapa hari kemudian aliran air di rumahnya pun di putus.. 
CATATAN PENERJEMAHAN
·    Perbedaan pada paragraph 2 ini terletak pada penggunaan istilah tunawisma dan gembel. Bagi pembaca ahli tunawisma dapat dipahami sebagai orang yang tidak punya rumah, sedang kan bagi pembaca awam perlu diterjemahkan menjadi gembel agar dapat lebih mudah dipahami.


     Shut off the electricity bagi pembaca ahli cukup diterjemahkan aliran listriknya dipadamkan. Sedangkan bagi pembaca awam perlu penjelasan lebih dengan menambahkan aliran listrik di rumahnya dipadamkan. Begitu pula pada contoh selanjutnya, Shut the water off, aliran air di rumahnya.
Penerjemahan bagi pembaca ahli cenderung berideologi foreignisasi, sedangkan bagi pembaca awam cenderung domestikasi. Keduanya dilakukan agar pembaca sasaran dapat memahami teks secara utuh.
Sumber teks:
http://www.eastoftheweb.com/short-stories/UBooks/Grad882.shtm.

No comments :

Post a Comment