4 Oktober 2026
Hari ini adalah hari Minggu. Waktunya untuk libur. Pagi-pagi sekali, tiang listrik di depan rumah dipukul bertubi-tubi. Bunyi itu adalah panggilan berkumpul untuk warga. Ternyata hari ini ada jadwal kerja bakti. Alhamdulillah, rumput liar di depan rumah akhirnya dibabat habis.
Biasanya, saya rutin meminta tolong OB kantor. Saya membayarnya untuk membersihkan rumput di sekitar rumah. Tetapi, ada mobil tetangga yang selalu parkir 24 jam tepat di depan rumah. Sehingga, niat untuk membersihkan rumput itu selalu menjadi sangat sulit.
Pagi ini saya kembali meminum kopi dingin. Rasanya sangat enak.
Saya baru sarapan saat hari sudah agak siang. Istri membelikan nasi campur sesuai pesanan saya. Lauknya adalah telur dadar dan tahu. Lalu, istri juga sekalian membeli ayam goreng tepung Mimi Chicken. Ayam ini adalah menu favorit anak-anak. Alhamdulillah rasanya lezat. Perut saya pun menjadi sangat kenyang.
Setelah itu, saya menyempatkan diri mengecek thread media sosial saya. Kolom komentarnya ternyata cukup ramai. Kemarin saya memang membuat unggahan bernada satire. Topiknya adalah cara aman agar tidak diberi tugas tambahan. Kuncinya adalah kerjakan tugas itu dengan lambat dan ngawur. Lalu, saya memakai satu perumpamaan. Jika disuruh membuat surat, kerjakan saja bagian kop suratnya terlebih dahulu lalu tinggalkan. Lucunya, ada orang yang menanggapi dengan sangat serius. Dia malah protes karena kop surat itu kan sudah ada dan tinggal pakai. Padahal itu hanyalah sebuah contoh perumpamaan. Ya sudahlah.
Siang harinya, saya tertidur. Kali ini durasinya ternyata lumayan panjang. Saya baru terbangun pada pukul setengah lima sore.
Untuk menu makan malam hari ini, saya akan menyantap pepes ikan mas. Ikan mas adalah jenis ikan yang paling saya suka. Meskipun, duri halus di dalam dagingnya sangat banyak dan menyebalkan.
Di media sosial, saya berlagak pintar mengajari orang cara jitu menghindari pekerjaan yang rumit. Tetapi giliran urusan perut, saya malah dengan sukarela memilih ikan yang penuh dengan jebakan duri halus paling merepotkan sedunia.
0 comments:
Post a Comment