Kritik Moral dalam Sastra Lisan Daerah Kalimantan Timur

SINGGIH DARU KUNCARA, NITA MAYA VALIANTIEN, SETYA ARIANI

Abstrak
Pelestarian terhadap jenis karya sastra terutama sastra lisan yang hampir memudar dalam masyarakat perlu terus dilakukan salah satunya adalah dengan penelitian kajian sastra lisan. Melalui pendekatan pustaka dan pengambilan data di lapangan dengan cara wawancara, penelitian kualitatif ini dilakukan dengan tujuan mengkaji kritik moral yang terdapat dalam sastra lisan daerah Kalimantan Timur terutama yang berasal dari suku Dayak, Kutai dan Banjar. Data diperoleh melalui penuturan para narasumber dalam bahasa asli kemudian diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap sastra lisan yang dikaji mengandung berbagai nilai moral terutama yang terlihat dalam hubungan manusia dengan dirinya sendiri, hubungan manusia dengan sesama manusia dan hubungan manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa yang tercermin dalam berbagai aspek-aspek kehidupan seperti keluarga, alam dan sosil. Kandungan nilai-nilai moral di dalam karya sastra lisan dapat memotivasi masyarakat ke arah kehidupan yang lebih baik sebab masyarakat dapat memetik pelajaran positif sebagai tauladan dalam kehidupan melalui tokoh-tokoh yang diperlihatkan di dalam cerita. Kejujuran, kehati-hatian dalam bertutur kata dan bertindak, tanggung jawab, kreativitas, dan kebijaksanaan dalam pengambilan keputusan merupakan bagian dari nilai moral yang mewakili hubungan manusia dengan dirinya di dalam karya sastra lisan yang dikaji. Menjaga hubungan baik antar sesama umat manusia juga dapat dilakukan dengan berbagai cara seperti toleransi, saling gotong-royong, apresiasi terhadap hasil karya cipta orang lain, serta saling menghormati antar sesama. Di dalam kehidupan keluarga, pesan moral yang muncul dalam cerita juga mengajarkan tentang kewajiban anak untuk selalu menghormati dan berbakti kepada kedua orang tua. Sebagai perwujudan rasa syukur akan ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, manusia wajib meningkatkan kepedulian terhadap alam semesta dengan menjaga kelestarian lingkungan alam, mematuhi larangan untuk tidak melakukan perburuan secara berlebihan, dan selalu memanjatkan doa dan hanya percaya akan pertolongan sang Khalik. Menjauhi sikap iri atau dengki atas keberhasilan orang lain juga merupakan pesan moral lain yang dapat dipetik dalam hubungan antara manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.
Kata kunci : kritik moral, sastra lisan

download full article

0 comments:

Post a Comment