Visitasi Sawit

7 September 2026

Pagi ini saya masih menanti turunnya hujan. Di media sosial, kabarnya Kota Balikpapan sudah mulai hujan. Alhamdulillah. 

Pagi ini saya mendapatkan sarapan dari penginapan. Menunya adalah nasi kuning dengan lauk telur. Uniknya, ini adalah telur rebus yang kemudian digoreng. Pokoknya, nasi kuning tidak pernah salah bagi lidah orang Samarinda. Setelah itu, saya juga sempat meminum secangkir kopi hitam Kapal Api.

Perjalanan menuju sekolah memakan waktu yang lumayan. Sebetulnya, jarak lokasi tersebut tidak terlalu jauh. Namun, kondisi jalannya belum rata disemen. Kami harus masuk melewati area hutan sawit. Sehingga, kendaraan tidak bisa melaju dengan cepat. Hari ini adalah hari pertama pelaksanaan visitasi. Agendanya adalah mewawancarai seluruh warga sekolah. Kegiatan ini ternyata lumayan menguras tenaga. Selain itu, saya juga sempat melakukan observasi ke dalam kelas.

Hari ini saya baru sampai di penginapan saat sudah cukup sore. Sebelumnya, kami menyempatkan mampir makan di jalan. Saya menyantap menu ayam goreng bagian dada. Saya memang tidak bisa menikmati ayam goreng bagian paha. Sebab, sepertinya ada aroma tertentu yang terasa kurang enak. 

Rencananya, besok saya akan berdiskusi dengan para guru sekaligus memeriksa kelengkapan dokumen. Tahapan ini biasanya paling banyak menyita waktu. Selain itu, rencananya besok juga akan ada observasi lapangan. Lalu, saya juga harus menyelesaikan sesi obrolan dengan kepala sekolah.

Sesampainya di penginapan, saya langsung bergegas mandi. Airnya terasa sungguh sangat menyegarkan. Setelah itu, saya pun sempat bersantai sejenak sambil meminum teh.

Menggali informasi dari warga sekolah seharian rupanya sama melelahkannya dengan menembus jalanan bergelombang di tengah rimbunnya hutan sawit.

0 comments:

Post a Comment