Sorak Nusantara

18 Agustus 2026

Hari ini berjalan seperti biasa. Pagi hari, saya berangkat ke kampus. Di sana, saya melihat mahasiswa sedang bersiap. Mereka menyiapkan lomba 17-an di lingkungan FIB.

Pembukaan kegiatan ini dilakukan langsung oleh Dekan. Tema yang diangkat adalah Sorak Nusantara Merdeka. Setelah itu, acara dilanjut dengan pembagian doorprize. Kemudian, barulah perlombaan resmi dimulai.

Berbagai macam lomba ikut diselenggarakan. Tetapi, sepertinya yang paling seru adalah tarik tambang. Biasanya saya ikut bermain. Namun, tahun ini saya memutuskan untuk absen dulu.

Pekerjaan saya hari ini masih didominasi rutinitas. Saya kembali memproses lembar disposisi dari Dekan. Setelah itu, saya menguji satu orang mahasiswa. Mahasiswa tersebut membahas tentang maxim pragmatik di dalam sebuah film.
Kemudian, ada mahasiswa yang datang untuk konsultasi akademik. Ia merasa bingung terkait pemilihan beasiswa. Oleh karena itu, saya menyarankannya untuk berhitung dengan baik. Ia harus menyiapkan diri untuk kemungkinan jika tidak mendapat beasiswa sama sekali. Selain itu, ia juga perlu mempertimbangkan risiko jika sudah menerima beasiswa tertentu, tetapi ternyata ada pilihan lain yang lebih mantap.

Tadi saya juga mengikuti sebuah rapat. Kami membahas rencana kegiatan promosi budaya melalui sarana digital. Oleh sebab itu, kami merasa perlu mengadakan pelatihan dari content creator. Rencananya, kegiatan ini mungkin digelar sekitar bulan Oktober.

Sore harinya, saya tiba di rumah. Di meja makan, sudah tersedia menu soto ayam. Rasanya sungguh segar.

Lebih alot mana, tali lomba tarik tambang hari ini atau kebingungan mahasiswa memilih beasiswa?

0 comments:

Post a Comment