Kopi Scopus

8 Agustus 2026

Hari yang bingung. Sebingung memilih kopi yang hendak diminum

Hari ini libur. Sekarang hari Sabtu. Pagi hari, saya mengantar anak. Dia ada kegiatan ekskul Creative English.

Setelah mengantar, saya tidak langsung pulang. Tetapi, saya mampir ke tempat ngopi. Saya memesan kopi arabika V60. Biji kopinya jenis Pangalengan Honey. Selain itu, saya juga memesan air mineral dan es batu. Sambil ngopi, saya mengedit artikel jurnal. Lalu, saya mencari jurnal Scopus yang cocok. Setelah formatnya disesuaikan, saya langsung men-submit artikel tersebut. Di tempat ngopi itu, saya bertemu teman sejawat. Dia adalah dosen dari kampus lain. Kemudian, kami mengobrol tentang jurnal. Ternyata, kami sama-sama sedang perlu submit artikel.
Awalnya, saya tidak mengecek biaya publikasi. Namun, teman saya mengingatkan. Akhirnya, saya mengeceknya. Biayanya ternyata sekitar 11 jutaan. Jurnal ini masuk kategori Quartile 3 (Q3). Semoga saja artikel saya lolos.

Dari tempat kopi, saya pergi ke toko komputer. Saya membeli mouse merek Logitech. Tipenya adalah seri M350 berwarna hitam. Harganya 350 ribu rupiah. Saya memang perlu mouse baru untuk laptop yang sering dibawa keluar.

Setelah dari toko komputer, saya mampir di jalan. Saya membeli gorengan tahu isi sayur.

Akhirnya, saya sampai di rumah. Istri saya ternyata sudah membelikan makanan. Saya pun langsung menyantap gado-gado pedas tersebut.

Sanggupkah pedasnya gado-gado ini mengalahkan pedasnya tagihan publikasi 11 juta rupiah?

0 comments:

Post a Comment