Nasi Kuning Kaltim

24 September 2026

​Pagi ini, saya menyeduh kopi hitam yang diracik agak manis. Saya juga masih terus berharap turunnya hujan. Untuk sarapan, saya menyantap nasi kuning. Di Bumi Kaltim ini, nasi kuning khas daerah sini hanya punya dua pilihan rasa. Pilihannya adalah antara enak atau enak banget.

​Hari ini adalah kegiatan visitasi hari kedua. Saya masih melanjutkan sesi tanya jawab dengan para guru. Namun, tahapan yang paling lama dan menyita waktu adalah proses telaah dokumen.

​Pada siang harinya, saya makan ikan nila bakar. Rasanya sangat enak. Bumbunya juga terasa cukup manis di lidah.

​Akhirnya, saya tiba kembali di rumah. Istri saya sudah menyiapkan semangkuk bakso. Sepulang dari perjalanan jauh, menyantap makanan berkuah hangat memang menjadi pilihan yang paling nikmat.

​Sementara itu, baju kotor selama perjalanan sudah menumpuk. Tumpukan pakaian tersebut tentu harus segera dicuci. Di sisi lain, besok saya sudah ditunggu oleh jadwal rapat. Selain itu, ada juga jadwal mengajar kelas pengganti besok. Padahal, badan ini sebenarnya masih terasa sangat capek.

​Ternyata di Kaltim ini pilihan rasa nasi kuning memang hanya ada enak dan enak banget, tetapi untuk urusan nasib setelah pulang visitasi, pilihannya hanya ada capek dan capek banget.

0 comments:

Post a Comment