9 September 2026
Hari ini saya harus kembali melanjutkan perjalanan. Rutenya bermula dari Muara Bengkal menuju kawasan Bengalon di Kutai Timur. Perjalanan darat ini memakan waktu hingga lima setengah jam. Sepanjang jalan, pemandangan di sisi kanan dan kiri terasa sangat monoton. Kami hanya melihat hamparan kelapa sawit dan pohon-pohon yang kayunya dijadikan bahan pembuat buku. Selain itu, kondisi jalanannya juga relatif rusak. Sehingga, kendaraan kami sama sekali tidak bisa melaju dengan cepat.
Di tengah perjalanan, kami menyempatkan mampir untuk beristirahat sebentar di sebuah masjid. Setelah itu, kami lanjut mencari tempat untuk mengisi perut. Pilihan kami akhirnya jatuh pada sebuah warung Melayu Pontianak. Saya langsung memesan menu nasi goreng khas Pontianak. Namun setelah dicicipi, cita rasanya ternyata cenderung manis.
Kami akhirnya tiba di Bengalon sekitar pukul dua siang. Setelah itu, saya langsung bergegas menuju tempat menginap. Syukurlah, fasilitas penginapan kali ini terbilang lumayan bagus. Sebab, kamarnya sudah dilengkapi dengan fasilitas air hangat dan pendingin ruangan. Lalu pada malam harinya, saya memutuskan untuk berjalan keluar. Saya sengaja mencoba kuliner nasi gandul untuk menu makan malam.
Menikmati fasilitas air hangat di penginapan ini nyatanya melegakan setelah rentetan jalanan yang rusak.
0 comments:
Post a Comment