Siomay Banjar

29 Oktober 2026

​Hari ini adalah hari Kamis. Suasananya terasa sangat tenang. Ketenangannya persis seperti suasana rumah saat anak-anak sedang tertidur pulas.

​Di kantor, saya mengerjakan kegiatan administratif seperti biasa. Salah satunya adalah memproses disposisi dari Dekan. Setelah itu, saya sibuk mengoreksi skripsi mahasiswa. Pekerjaan ini harus disegerakan karena besok Jumat ada mahasiswa yang akan maju ujian.

​Sesampainya di rumah, ternyata sedang mati lampu. Sementara itu, istri masih di luar untuk menjemput anak-anak. Selain mati lampu, jalanan menuju rumah juga sedang dicor semen. Oleh karena itu, motor saya titipkan sementara di pekarangan tetangga.

​Tak lama kemudian, istri pulang menjemput sambil membungkuskan ayam Banjar. Rasanya sangat enak. Selain itu, istri juga membelikan siomay. Porsinya diperbanyak sayur pare sesuai dengan permintaan saya.

​Malam harinya, jalanan cor sudah agak kering dan bisa dilewati. Saya pun berjalan mengambil motor dari rumah tetangga. Sekalian saja saya mampir ke Era Mart untuk membeli camilan. Malam itu juga, istri memasak mi goreng. Alhamdulillah, perut saya sangat kenyang.

​Jalanan menuju rumah boleh saja dicor semen agar keras, tetapi perut saya justru dibiarkan melar oleh tumpukan ayam Banjar, siomay pare, camilan, dan mi goreng.

0 comments:

Post a Comment