1 Oktober 2026
Pagi ini adalah hari Kamis. Cuacanya terasa sangat panas. Sepanas suhu politik pemilihan rektor.
Kemarin, hasil pemilihan rektor Unmul sudah beredar dan diumumkan. Hari ini sempat ada demonstrasi terkait hasil tersebut. Kabarnya, massa sampai menutup pintu masuk kampus. Namun, saya berangkat ke kantor sangat pagi setelah mengantar anak sekolah. Sehingga, saya masih keburu masuk melalui gerbang depan. Saat itu, para pendemo belum datang dan belum menutup pintu.
Kegiatan hari ini berjalan seperti biasa. Ada beberapa surat disposisi dari Dekan. Surat tersebut langsung saya teruskan kepada Kabag Umum.
Selanjutnya, saya menyicil koreksi ujian tengah semester mata kuliah ITS. Sayangnya, banyak mahasiswa yang mendapat nilai kurang.
Di sela-sela mengoreksi, saya menyempatkan diri mengobrol dengan para wakil dekan FIB.
Setelah itu, saya masuk menghadap Dekan. Ada beberapa hal yang perlu saya laporkan. Laporan ini secara khusus terkait urusan keuangan dan kepegawaian.
Menjelang sore, saya bersiap untuk pulang. Ternyata hujan turun membasahi kampus. Alhamdulillah. Sesuai janji, saya tidak akan mengeluhkan datangnya hujan lagi.
Setelah hujan reda, barulah saya pulang. Di jalan, saya mampir membeli gorengan tahu isi sayur. Sesampainya di rumah, istri rupanya baru selesai menggoreng tempe. Rasanya sangat enak karena langsung dimakan saat masih panas. Sore harinya, istri pergi menjemput anak sekolah. Saat pulang, dia mampir membeli soto Lamongan di dekat Rumah Sakit AWS. Warung ini memang langganan kami. Saya memakan soto tersebut tanpa nasi. Saya hanya memakai bihun dan kuahnya saja. Rasanya sungguh enak dan segar. Istri juga khusus menggoreng perkedel kentang untuk tambahan lauknya. Perpaduan perkedel dan soto ini sangat cocok. Rasanya benar-benar menyatu dan kawin di lidah.
Saya sengaja makan soto tanpa nasi putih dengan niat mengurangi karbohidrat. Tetapi sebagai gantinya, perut saya justru dijejali bihun, perkedel kentang, tahu isi, dan tempe goreng secara bersamaan.
0 comments:
Post a Comment